Persahabatan Ruang dan Orang (Manusia)

Manusia menciptakan ruang, merespon dan memodifikasi ruang, dan bahkan
menghilangkan ruang. Manusia sangat membutuhkan ruang , mulai dari untuk tidur, ekskresi, hingga berkarya, bahkan untuk mati manusia tetap
membutuhkan ruang.

Kemudian terdapat pula ruang untuk yang non-fisik seperti, ruang di hati. Maka selalu, manusia berinteraksi dengan ruang soal syarat sebuah ruang dapat diterima menjadi ruang yang layak. Kalau sahabat adalah seseorang yang menempati ruang dihati seseorang lainnya, maka Persahabatan berarti menciptakan sebuah ruang. Kemudian Persahabatan manusia dengan ruangnya akan menciptakan rasa betah.

Begitu pula persahabatan diantara warga sebuah kota, dan persahabatan
warga dengan kotanya, maka terciptalah rasa betah didalam kota tersebut.
Ruang, untuk mata, tubuh, dan hati adalah komposisi yang saling melengkapi.
Komposisi yang tepat dapat mendukung seseorang, berorang-orang, kota,
bangsa, negara, hingga dunia menjadi tepat guna, nyaman, hingga menjadi
yang terbaik.

”Bandung Bermartabat Bukan Sekedar Slogan Hampa”, Walikota Bandung dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Asisten Administrasi H. Tujutju Nurdin, SH. mengatakan, sebuah produk peraturan khususnya perundang-undangan termasuk Peraturan Daerah (Perda), wajib diketahui khalayak. Karena Perda, bukan sekedar aturan tertulis, tetapi terlebih dahulu harus mengetahui, ditaati dan dilaksanakan. Semua ini demi kepentingan bersama bukan kepentingan eksekutif, legislatif, individu, kelompok, atau golongan tetapi juga masyarakat warga Kota Bandung umumnya.

Hal tersebut disampaikan pada acara pembukaan Sosialisasi perda
K-3 yang diselenggakan oleh Dinas Satpol PP Provinsi Jabar
bekerjasama dengan Kantor Satpol PP Kota Bandung, Selasa 29
Agustus 2006 bertempat di Gedung Korpri Kota Bandung Jl. Cicendo
4 b Bandung. Menurut Walikota bahwa sebuah perda bukan hanya
mengatur tentang berbagai peraturan yang tersurat dan tersirat,
melainkan juga sekaligus memuat pula sanksi bagi setiap orang yang
melanggarnya. Perda adalah sebuah produk hukum dari DPRD Kota
Bandung yang harus dilaksanakan dan diketahui oleh semua warga
kota. sedangkan sosialisasinya oleh Pemerintah Kota Bandung.
Walikota berharap Bandung Bermartabat bukan sekedar slogan hampa,
bukan pula basa-basi, melainkan harus menjadi milik bersama. Bersih,
makmur, taat dan bersahabat adalah dambaan setiap orang khususnya
penduduk Kota Bandung dan umumnya segenap lapisan masyarakat
dimana pun mereka berada.

Pernyataan walikota Bandung diatas, kami pandang sebagai sebuah ungkapan harapan agar warga Bandung saling bersahabat, juga agar warga Bandung bersahabat dengan ruang kotanya. Maka kami, melalui karya kami ini, mencoba mensukseskan persahabatan antar warga kota, dan antara warga kota dengan ruang kotanya.

Fajar Abadi

(Dalam semangat merealisasikan Pausepati – Engagement Public Artwork Project)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: